Tol Cilacap : Tujuan, Rute, dan Perkiraan Biaya

by -32 views
Tol Cilacap
(sumber gambar : kompas.com)

Indonesia adalah negara besar di Asia Tenggara. Luasnya mencapai 1,9 juta kilometer persegi. Karena luas, pemerintah pun hendak menghubungkan setiap daerah. Dengan cara membangun jalan, salah satunya tol Cilacap.

Pembangunan tersebut dimulai di tahun 2021. Pemerintah menargetkan, proyek ruas tol ini rampung di tahun 2029. Artinya di tahun yang sama, tol yang menghubungkan beberapa kota di Jawa Barat dan Jawa Tengah ini akan beroperasi.

Namun sebelum Tol Cilacap beroperasi seutuhnya, lebih baik masyarakat mengetahui dulu mengapa pemerintah membangun tol ini. Selain itu, masyarakat mesti paham kota-kota apa yang dilewati. Semuanya telah tertera pada pembahasan di bawah ini.

Tujuan Pembangunan Tol Cilacap

Tol Cilacap
(sumber gambar : bisnis.com)

Dalam membangun Tol Cilacap, pemerintah memiliki tujuan dan telah dipikirkan dengan matang. Tujuan ini tentu untuk kebaikan masyarakat Indonesia. Tujuan-tujuan tersebut antara lain:

1. Meningkatkan Pariwisata Provinsi Jawa Barat dan Jawa Tengah

Provinsi Jawa Barat dan Jawa Tengah memiliki banyak tempat indah yang membuat siapa pun takjub melihatnya dan patut untuk dikunjungi terutama oleh wisatawan domestik.

Berdasarkan kenyataan itu, pemerintah kedua provinsi melihatnya sebagai peluang emas untuk meningkatkan ekonomi masyarakat. Karena itu, pemerintah terdorong untuk mengelolanya sebaik mungkin.

Dalam rangka memperkenalkan potensi di kedua provinsi, pemerintah kemudian membangun tol Cilacap yang panjangnya mencapai 206,65 Km. Tol ini melintasi beberapa kota penting di Jawa Barat dan Jawa Tengah.

2. Mendorong Pertumbuhan Ekonomi

Pemerintah Indonesia sedang menggenjot perekonomian masyarakat terutama pasca adanya pandemi Covid-19. Salah satunya dengan membagikan Bantuan Langsung Tunai (BLT) ke masyarakat menengah kecil senilai 600 ribu rupiah.

Pemerintah Indonesia akan membagikan Bantuan Langsung Tunai setiap empat bulan sekali atau 3 kali dalam setahun. Artinya per bulan, masyarakat menerima bantuan sebesar 150 ribu rupiah alias 10 USD.

Selain itu, pemerintah membangun beberapa infrastruktur untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi. Salah satunya ruas tol Cilacap yang nilainya mencapai 4 miliar USD alias 52 triliun rupiah.

3. Meningkatkan Efisiensi Biaya Operasional Kendaraan dan Nilai Waktu Tempuh

Tujuan lain pemerintah membangun tol Cilacap adalah meningkatkan efisiensi Biaya Operasional Kendaraan (BOK) dan nilai waktu tempuh.

Sebelum tol tersebut dibuat, untuk tiba di Cilacap, Anda membutuhkan waktu kurang lebih delapan jam menggunakan kendaraan roda empat. Bahkan lebih, terutama jika Anda terjebak macet di titik tertentu.

Itu cukup membuat roda perekonomian terhambat, apalagi di daerah-daerah penyangga. Oleh karenanya untuk meningkatkan efisiensi yang ada, pemerintah membangun tol Gedebage-Cilacap. 

Rute Tol Cilacap

Tol Cilacap
(sumber gambar : detik.com)

Tol Cilacap merupakan jalan yang cukup panjang, bahkan mencapai 206,5 Km. Dengan jangkauan tersebut, ruas tol ini melintasi beberapa daerah, seperti:

1. Garut

Garut merupakan salah satu kabupaten di Jawa Barat dengan luas mencapai ribuan kilometer. Di dalamnya terdapat beberapa kecamatan, seperti Tarogong, Malangbong, Leles, Wanaraja, Sucinaraja, sampai Banjarwangi.

Setiap kecamatan di Garut menyimpan potensi wisata yang indah dan pasti menarik minat masyarakat. Hal ini patut dimanfaatkan untuk meningkatkan ekonomi masyarakat di kabupaten tersebut. 

Karena tempat wisata di sana banyak, pemerintah berupaya untuk mempromosikan yang ada. Salah satunya mempermudah akses ke destinasi wisata potensial dengan membangun tol Cilacap.

2. Majalaya 

Majalaya sendiri di perspektif pemerintah Kabupaten Bandung, tergolong sebagai daerah industri. Terbukti  dari banyaknya pabrik yang berdiri di sana. Mulai dari pabrik makanan sampai tekstil.

Karena hal itu, pemerintah Indonesia memasukkan Majalaya sebagai salah satu rute Tol Gedebage-Cilacap. Proyek Strategis Nasional senilai 4 miliar USD yang diprediksikan akan rampung dan beroperasi di tahun 2029.

4. Tasikmalaya dan Singaparna

Selain Majalaya dan Garut, pemerintah memasukkan Tasikmalaya dan Singaparna sebagai salah  satu daerah yang akan dilewati oleh Tol Cilacap.

Hal ini terjadi karena lokasi Tasikmalaya dan Singaparna begitu dekat dengan Pangandaran sebagai daerah pariwisata di Jawa Barat. Oleh karenanya, dalam perspektif pemerintah provinsi, kedua itu mesti terhubung dengan tol.

Tujuan dilakukan hal ini adalah untuk mempersingkat waktu para wisatawan dalam mengakses ke tempat-tempat wisata, salah satunya Pantai Pangandaran.

5. Ciamis

Tidak semua masyarakat Indonesia mengetahui Ciamis. Padahal daerah tersebut menyimpan potensi cukup besar, baik pariwisata maupun ekonomi.

Pemerintah provinsi Jawa Barat pun mulai memperkenalkan Ciamis untuk meningkatkan ekonomi masyarakatnya. Salah satu caranya membangun berbagai tempat indah yang dapat menarik wisatawan dan mempermudah akses ke sana.

6. Banjar

Banjar adalah salah satu daerah dengan jumlah penduduk miskin di Indonesia. Persentasenya mencapai 9%.

Oleh karena itu, pemerintah berusaha meningkatkan taraf ekonomi masyarakat di kota tersebut. Salah satu caranya membangun pabrik sebanyak mungkin. Pada sisi lain, mengelola potensi pariwisata di sana juga terus dilakukan.

Kemudian, Pemerintah Provinsi Jawa Barat membangun juga jalan Tol Cilacap yang selesai 8 tahun lagi. Proyek tersebut dipegang oleh PT. Jasamarga Gedebage-Cilacap dan nilainya sendiri mencapai 4 miliar USD.

7. Cilacap

Cilacap adalah salah satu kota di Jawa Tengah yang termasuk sebagai kawasan industri. Adanya kilang minyak Pertamina sejak tahun 1976 turut mendorong Cilacap terus berkembang dari segi ekonomi yang terbukti dari banyaknya pertokoan yang ada.

Selain dari segi industri, perekonomian masyarakat juga berkembang dari segi pariwisatanya. Ada begitu banyak tempat wisata yang ada di Cilacap dari mulai yang berbau sejarah, religi, hingga yang menawarkan keindahan alamnya.

Tempat wisata di Cilacap yang populer antara lain Pantai Teluk Penyu, Hutan Payau, Benteng Pendhem, Waduk Kubang Kangkung, Curug Cimandaway, Hutan Pinus Karanggedang, Masjid Batu Taman Hati, Pura Mandara Giri Gunung Selok, dan masih banyak lainnya.

Perkiraan Biaya Tol Cilacap

Mengingat panjang jalan yang menghubungkan antara Gedebage, Tasikmalaya, dan Cilacap (Tol Getaci) ini yang mencapai 206,65 Km maka perkiraan biaya yang akan Anda dapatkan dari ujung ke ujung adalah Rp418.466.

Angka perkiraan ini hasil dari melihat nilai investasi yang mencapai Rp56,2 triliun dengan masa konsesi 40 tahun. Data tersebut termuat dalam laman resmi Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT).

Tarif tol awal golongan 1 mendapatkan perkiraan senilai Rp2.025 per kilometer pada tahun 2024 nanti. Akan tetapi angka tersebut masih berupa perkiraan yang belum pasti. 

Angka tersebut bisa dibilang wajar dan masih terjangkau mengingat kualitas jalan tol di Indonesia ini semakin bagus dan patut diacungi jempol. Sudah sepatutnya kita sebagai masyarakat Indonesia berbangga dengan kehadirannya yang lebih memudahkan perjalanan.

Pembangunan jalan Tol Cilacap lebih memudahkan bagi mereka yang harus bolak-baik atau sering melakukan perjalanan panjang antara Provinsi Jawa Tengah dan Jawa Barat. Diharapkan, eksekusi dari pembangunan tol ini dapat berjalan dengan maksimal.

Demikian pembahasan mengenai Tol Cilacap yang terhubung hingga ke Gedebage (Bandung) dan menjadi proyek besar Pemerintah Indonesia saat ini demi mendorong sektor pariwisata di daerah yang dilewatinya. Semoga bermanfaat!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No More Posts Available.

No more pages to load.