Wisata Green Canyon Pangandaran: Rute dan Aktivitas Serunya!

oleh -139 views
wisata green canyon pangandaran

Green Canyon Pangandaran adalah salah satu destinasi wisata unggulan yang ada di Jawa Barat. Keindahan lokasi ini terutama berasal dari panorama alaminya yang menakjubkan. Tidak heran jika kemudian destinasi ini sering mendapatkan kunjungan dari wisatawan lokal maupun asing. Inilah panduan yang bisa Anda gunakan jika ingin berkunjung ke wisata Green Canyon.

Sekilas Tentang Sejarah Nama Green Canyon

wisata green canyon pangandaran
(sumber gambar: authentic-indonesia.com)

Bagi warga asli Pangandaran, nama Green Canyon akan lebih populer dengan sebutan Cukang Taneuh. Arti dari cukang taneuh adalah jembatan tanah dan merujuk pada keberadaan sebuah jembatan yang terbentuk secara alami dan memiliki ukuran lebar kurang lebih 3 meter dan panjang 40 meter. Adanya jembatan inilah yang membuat lokasi wisata ini memiliki nama cukang taneuh.

Akan tetapi, kemudian nama Green Canyon menjadi lebih populer berkat seorang turis yang berasal dari Prancis. Pada tahun 1993, turis yang bernama Bill John sedang menelusuri Sungai Cijulang dan kemudian melihat pemandangan luar biasa dan mengingatkannya pada Grand Canyon yang ada di Colorado, Amerika Serikat.

Nama green canyon memiliki arti ngarai hijau dan memang sangat tepat untuk mendeskripsikan keindahan dari ngarai ini. Dari situlah nama Green Canyon kemudian sangat populer. Tapi perlu Anda ingat bahwa ini hanya merupakan nama saja dan tidak ada ikatan historis ataupun geologis dengan Grand Canyon yang mendasari nama Green Canyon ya!

Keindahan Green Canyon Pangandaran

Wisata Green Canyon Pangandaran terbentuk akibat proses alami yang lama dan panjang. Terbentuk dari erosi tanah yang berasal dari aliran Sungai Cijulang dari jutaan tahun yang lalu. Aliran tersebut menembus gua sehingga menghadirkan pemandangan ngarai yang luar biasa indahnya.

Pada bagian bawah ngarai Green Canyon mengalir Sungai Cijulang yang air nya masih sangat jernih. Akan tetapi jika Anda melihatnya dari kejauhan akan berwarna sedikit kehijauan akibat adanya banyak lumut yang menempel pada dasar ngarai. Inilah yang membuat warna air ngarai terlihat sangat eksotis kehijauan.

Terdapat 2 (dua) tebing besar yang ada di tepian sungai dan ada tetesan air yang terbentuk seperti hujan abadi. Kombinasi dari tebing, stalaktit, stalakmit, serta tetesan air yang tiada henti membuat suasana di ngarai ini terasa sangat sejuk. Jangan lupa ada banyak pepohonan dan tumbuhan hijau yang semakin menambah kesejukan dan keteduhan dari wisata Green Canyon.

Lokasi dan Rute untuk Mencapai Cukang Taneuh

Wisata Green Canyon Pangandaran memiliki alamat di Desa Kertayasa, Kecamatan Cijulang, Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat. Lokasi wisata ini juga terbilang cukup mudah untuk Anda kunjungi karena terletak di jalan utama Pangandaran arah Cimerak. Untuk bisa mencapai lokasinya, Anda bisa menggunakan kendaraan pribadi maupun umum. Panduan rutenya adalah sebagai berikut:

1. Menggunakan Kendaraan Pribadi

Wisata Green Canyon Pangandaran akana sangat mudah Anda temukan di berbagai aplikasi penunjuk arah. Seperti Google Maps maupun Waze. Jadi jika memang berniat mengunjungi destinasi ini dengan kendaraan pribadi dan bingung dengan rutenya, gunakan saja aplikasi penunjuk arah tersebut. Dengan begitu, Anda akan bisa menuju lokasi dengan mudah.

2. Menggunakan Bus Umum atau Kereta

Bagi Anda yang pergi menggunakan bus umum atau kereta, rute yang harus ditempuh juga tidak terlalu sulit. Jika menggunakan bus umum dari kota asal turun dahulu ke Terminal Pangandaran. Selanjutnya, gunakan angkot supaya bisa menuju Terminal Cijulang. Dari situlah Anda bisa melanjutkan dengan menggunakan ojek untuk bisa sampai ke Green Canyon.

Sementara jika naik kereta, turunlah di Stasiun Banjar terlebih dahulu baru lanjutkan dengan naik bus untuk menuju terminal Pangandaran. Baru setelah itu, sama seperti cara sebelumnya, gunakan angkot supaya bisa ke Cijulang dan kemudian naik ojek ke Green Canyon.

Aktivitas Seru di Green Canyon

wisata green canyon pangandaran
(sumber gambar: harapanrakyat.com)

Saat sudah sampai ke lokasi wisata ini, ada banyak sekali aktivitas seru yang bisa Anda lakukan. Beberapa aktivitas tersebut adalah:

1. Menikmati Kesejukan Hujan Abadi

Jika memang berkunjung kesini hanya untuk bersantai dan melepas penat, maka kegiatan terbaik untuk Anda lakukan adalah dengan menikmati kesejukannya. Hujan abadi ini berasal dari rembesan air yang ada di celah ngarai tersebut yang kemudian membentuk seperti air mancur. Karena tidak pernah habis, maka warga sekitar menyebutnya sebagai hujan yang abadi.

2. Semi Body Rafting (Naik Perahu dan Berenang)

Kegiatan kedua yang bisa Anda lakukan di lokasi Green Canyon adalah dengan naik perahu untuk menelusuri Sungai Cijulang. Tarifnya sendiri adalah sebesar Rp. 200.000 untuk tiap perahunya dan bisa Anda naiki dengan 6 orang selama 45 menit. Naik perahu dan menelusuri sungai tentu akan sangat memanjakan mata karena keindahan yang ada disepanjang sungai tersebut.

Jika ingin beraktivitas lebih, maka Anda juga bisa mengeluarkan biaya tambahan sebesar Rp. 100.000 agar bisa berenang. Dengan tambahan biaya tersebut Anda nantinya bisa berenang pada sekitar batu payung selama kurang lebih 30 menit. Pemandu wisata juga akan selalu menemani Anda berenang dan memberi Anda pelampung sebagai perlindungan keamanan tambahan.

3. Full Body Rafting

Selain semi body rafting, nda juga bisa merasakan sensasi kegiatan full body rafting yang seru dan cukup memacu andrenalin serta menguras tenaga. Nantinya Anda harus terlentang bersama rombongan agar bisa menyusuri sungai. Akan tetapi tidak perlu khawatir karena tetap akan memiliki peralatan keamanan yang lengkap seperti helm, body protector, decker, hingga pelampung.

Nantinya Anda harus menaiki mobil pick up terlebih dahulu bersama rombongan agar bisa sampai ke start point. Setelah itu baru mulai menjalankan kegiatan body rafting selama kurang lebih 4 jam.

Sebagai catatan, karena cukup menguras tenaga maka sebaiknya yang mengikuti kegiatan ini harus berada dalam kondisi fisik yang sehat dan kuat. Bagi Anda yang memiliki penyakit vertigo, asma, dan jantung sebaiknya tidak mengikuti kegiatan ini dulu atau bisa berkonsultasi dengan pemandu wisata setempat ya.

4. Loncat Batu Tebing

Untuk kegiatan yang satu ini akan sangat cocok bagi Anda yang suka dan bisa berenang dengan baik. Dari namanya, memang terdengar menantang dan cukup berbahaya ya. Tapi Anda tidak perlu khawatir karena selama ada pemandu wisata maka kegiatan ini bisa Anda lakukan dengan aman.

Pilihlah tebing yang memiliki ketinggan 5 sampai 10 meter saja. Selanjutnya siapkan diri untuk kemudian meloncat dan langsung terjun ke sungai yang berada dibawahnya. Sensasi terjun dari tebing ini tentu sangat seru dan menantang sehingga seringkali menjadi kegiatan andalan para pengunjung Green Canyon.

Fasilitas dan Jam Operasional di Green Canyon Pangandaran

Sebagai salah satu destinasi wisata yang sangat populer di Pangandaran, Anda tidak perlu khawatir memikirkan fasilitas tempat wisata ini. Pasalnya, sudah tersedia cukup lengkap fasilitas dan pengelolanya adalah pihak pemerintah setempat. Berikut adalah beberapa fasilitas yang bisa Anda gunakan di wisata ini:

  • Tempat parkir kendaraan yang luas
  • Ada pusat informasi
  • Ruang tunggu
  • Toilet (kamar mandi) yang memadai
  • Tempat ibadah (musholla)
  • Dermaga perahu

Selain fasilitas yang penting, ada juga fasilitas tambahan yang makin memanjakan para pengunjung. Mulai dari restoran atau rumah makan, penginapan, dan tempat jual oleh-oleh. Berbagai fasilitas inilah yang bisa semakin membuat waktu berkunjung Anda jadi lebih seru dan menyenangkan.

Wisata Green Canyon Pangandaran juga memiliki jam operasional yang cukup panjang bagi para pengunjung. Tempat wisata ini buka setiap hari mulai dari pukul 08.00 WIB pagi sampai dengan 16.00 WIB. Kecuali hari Jum’at yang memiliki jam buka lebih pendek, yaitu mulai pukul 13.00 WIB siang sampai 16.00 WIB sore saja.

Nah demikianlah informasi selengkapnya tentang objek wisata Green Canyon Pangandaran atau Cukang Taneuh. Sebagai tambahan informasi, kami merekomendasikan waktu terbaik jika Anda ingin berkunjung ke ngarai ini adalah antara bulan Mei sampai September. Sebab, pada rentang bulan itu adalah musim kemarau sehingga air sungainya tidak terlalu deras.

Arus air yang tidak terlalu deras membuat pemandangan air sungai jadi lebih jernih dan juga lebih aman jika Anda ingin melakukan full body rafting. Anda pun juga bisa menikmati keindahan tempat wisata ini dengan lebih maksimal karena kondisi cuacanya mendukung dan tidak hujan. Semoga informasi ini bermanfaat dan selamat berlibur ya!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

No More Posts Available.

No more pages to load.